Dari arsip: edisi 23 Oktober 2026. Baca edisi hari ini

Dari buku-buku sejarah 2036 · Menengok kembali hari ini

23 Oktober 2026, sebagaimana akan diceritakan buku sejarah pada 23 Oktober 2036.

Sebagaimana akan dikisahkan buku-buku sejarah 2036: bagaimana perundingan dijanjikan sementara rudal masih menghujani Ukraina, bagaimana harga minyak naik ke titik tertinggi dalam lima bulan, dan bagaimana PBB bersiap menghadapi El Niño yang mengancam jutaan orang dengan kelaparan.

Buku-buku sejarah 2036 akan tetap ditulis, apa pun yang terjadi. Setiap pilihan berbeda yang kita ambil hari ini menulis ulang satu bab.

Mulai membaca Waktu baca 9 menit
Edisi 8 · selalu tepat sepuluh tahun ke depan · ditulis ulang pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 06.00 UTC
Baru dalam 24 jam terakhir

Teks yang disorot

Ini benar-benar terjadi dan dikonfirmasi oleh sedikitnya dua sumber independen. Angka merah merujuk ke sumber di margin. Label kecil ‘baru’ menandai fakta yang ditambahkan dalam 24 jam terakhir.

Teks biasa

Ini adalah skenario: jalannya peristiwa paling suram yang masih masuk akal, sebagaimana akan dicatat seorang sejarawan pada 2036. Jika jalannya peristiwa yang diperkirakan berubah, bagian tersebut diberi tanda ‘skenario diperbarui’.

Linimasa dan bagaimana kita bisa mengubahnya

Setiap bagian menunjukkan bagaimana satu pilihan yang dibuat pada 2026 berlanjut hingga 2036, dan pilihan lain apa yang masih dapat kita ambil untuk mencegahnya.

Bab 1

Perang & perdamaian

Bagaimana gencatan senjata tahun 2026 sebagian besar hanya ada di atas kertas, dan mengapa tekanan justru beralih ke negara yang diserang.

§ 1.1

Gencatan senjata di atas kertas

fakta baru

Pada Oktober 2026 tekanan dalam perang di Ukraina berbalik arah. Pada paruh pertama bulan itu AS melonggarkan sanksinya atas solar Rusia hingga April 2027 dan mengesampingkan langkah-langkah utama dari undang-undang sanksi baru terhadap Rusia, termasuk tarif hingga 100 persen bagi pembeli besar minyak dan gas Rusia.1,2,3,4 Presiden Trump juga mengatakan: “Saya kira sudah saatnya Ukraina mendapat presiden baru.”5,6 ‘Gencatan senjata energi’ yang ia umumkan pada 11 Oktober tidak menghentikan serangan Rusia terhadap fasilitas energi Ukraina.7,8

Setelah utusan AS Steve Witkoff bertemu Vladimir Putin pada 21 Oktober, Kremlin menyatakan Rusia bersedia melanjutkan perundingan tiga pihak dengan AS dan Ukraina setelah 10 November; Presiden Zelensky mendukungnya.9,10,11,12 baruDalam hitungan jam, rudal dan drone Rusia menghantam Kyiv dan wilayah lain, menewaskan sedikitnya empat orang, menurut pejabat Ukraina. Sebagian membawa hulu ledak tandan, kata Zelensky.10,13,14,15

Moskwa menarik pelajaran yang akan membentuk sisa dekade itu: teruslah berperang, maka konsesi akan datang.

Dari pilihan ke akibat
  1. 22 Okt 2026 · terjadiPerundingan dijanjikan untuk November; dalam hitungan jam, rudal menewaskan sedikitnya empat orang di Ukraina.
  2. 2027 · skenarioGencatan senjata dengan syarat Rusia: wilayah pendudukan tetap menjadi milik Rusia dan tidak ada jaminan keamanan.
  3. 2030 · skenarioTentara Rusia yang telah dibangun kembali menguji perbatasan dengan negara-negara Baltik.
  4. 2036 · skenarioBelanja senjata global mencapai tingkat tertinggi sejak Perang Dingin, dengan mengorbankan kesehatan dan pendidikan.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara menekan agresor, bukan negara yang mempertahankan diri, dan hanya mencabut sanksi demi gencatan senjata yang adil dan terverifikasi, tidak akan ada negara yang belajar bahwa menginvasi tetangga itu menguntungkan.

§ 1.2

Gencatan senjata yang terus menelan korban

Pada 10 Oktober 2025, gencatan senjata mulai berlaku di Gaza.1,3 Meski demikian, hingga 20 Oktober 2026 lebih dari 1.500 warga Palestina terbunuh sejak gencatan senjata itu berlaku, menurut kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.4,5,6 Pada awal Oktober 2026, jumlah korban tewas sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 mencapai lebih dari 74.000 orang, menurut kementerian yang sama.2,3

Rekonstruksi tidak pernah dimulai, karena tidak ada yang mau membiayai sesuatu yang mungkin hancur lagi. Satu generasi anak tumbuh di tengah reruntuhan tanpa bersekolah, dan tanpa solusi politik radikalisasi tumbuh di kedua belah pihak.

Dari pilihan ke akibat
  1. Okt 2025 · terjadiGencatan senjata tanpa cakrawala politik; pembunuhan terus berlanjut.
  2. 2027 · skenarioRekonstruksi tak kunjung berjalan; para donor menahan diri.
  3. 2031 · skenarioSatu generasi tumbuh di tengah reruntuhan, tanpa pendidikan.
  4. 2036 · skenarioGaza tercatat dalam sejarah sebagai perang yang tak pernah benar-benar berakhir.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika pembunuhan benar-benar berhenti, bantuan dan rekonstruksi diberi akses tanpa hambatan, dan kedua bangsa ditawari masa depan politik, tidak akan ada generasi yang harus tumbuh di tengah reruntuhan.

Bab 2

Hukum & kebebasan

Bagaimana mahkamah yang didirikan untuk mengadili kejahatan perang dicekik, dan apa yang terjadi ketika para pemimpin tidak lagi harus bertanggung jawab kepada siapa pun.

§ 2.1

Mahkamah dalam cekikan

fakta baru

Pada 9 Oktober 2026, beberapa jam setelah mantan hakim Mahkamah Pidana Internasional Navi Pillay meraih Hadiah Nobel Perdamaian, pemerintahan Trump menjatuhkan sanksi terhadap mahkamah itu sendiri. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan: “Entah ICC menghentikan ancamannya, atau kami yang akan mengakhiri ICC.”1,2,4 Mahkamah menyebut sanksi itu sebagai serangan terhadap supremasi hukum. Banyak transaksi dengan mahkamah pada awalnya tercakup masa tenggang enam bulan.1,2,3,5 baruPada 22 Oktober Parlemen Eropa menganugerahkan Hadiah Sakharov untuk Kebebasan Berpikir kepada mahkamah dan stafnya.10,11,12

Dalam buku-buku sejarah 2036, penilaiannya keras: penghargaan tidak melindungi mahkamah. Trump sudah mendesak negara-negara anggota di Sidang Umum PBB pada 22 September 2026 untuk “segera mengundurkan diri dari lembaga nakal ini”.6,7 Keesokan harinya Nauru memberi tahu PBB bahwa negara itu keluar dari mahkamah, berlaku setelah satu tahun.8,9 Ketika masa tenggang berakhir pada April 2027, bank dan pemasok menarik diri dan mahkamah sebagian besar lumpuh.

Dengan itu, lenyaplah tempat terakhir di mana para pemimpin dapat dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan perang. Apa artinya hal itu dapat dilihat di Sudan (§ 4.1).

Dari pilihan ke akibat
  1. 22 Okt 2026 · terjadiEropa memberi penghargaan kepada mahkamah yang baru saja dijatuhi sanksi oleh AS.
  2. April 2027 · skenarioMasa tenggang berakhir; bank dan pemasok menarik diri.
  3. 2028 · skenarioMahkamah lumpuh; segelintir negara anggota mengundurkan diri.
  4. 2036 · skenarioKejahatan perang masih didokumentasikan, tetapi tidak lagi diadili.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara melindungi Mahkamah Pidana Internasional alih-alih melemahkannya, akan tetap ada satu tempat di mana setiap pemimpin, di mana pun di dunia, dapat dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan perang.

Bab 3

Ekonomi

Bagaimana sebuah selat sempit menentukan harga di pompa bensin, dan mengapa pertumbuhan terpusat di negara yang makin lama makin sedikit.

§ 3.1

Selat dan harga di pompa bensin

fakta baru

Setelah serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, Iran menutup Selat Hormuz; sejak 13 April AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.1,2,3,4 Pada 8 Juli, setelah serangan Iran terhadap kapal dagang dan serangan balasan AS, Trump menyatakan gencatan senjata sementara berakhir.5,6 Pada 20 Oktober, menurut televisi pemerintah Iran, kepala keamanan Iran mengatakan tidak ada uranium yang diperkaya yang akan meninggalkan negara itu dan menutup kemungkinan perundingan dengan AS sampai syarat-syarat Iran dipenuhi.7,8 baruKeesokan harinya AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang menurutnya membantu ‘armada bayangan’ kapal tanker minyak Iran. Pada 22 Oktober harga minyak mentah Brent naik di atas 113 dolar per barel, tertinggi dalam lima bulan.9,10,11,12

Pemerintah menyubsidi bahan bakar fosil untuk mencegah kerusuhan dan menunda transisi energi dari tahun ke tahun (§ 5.1).

Dari pilihan ke akibat
  1. 22 Okt 2026 · terjadiIran mempertahankan uraniumnya, AS memperketat sanksi, dan minyak melewati 113 dolar.
  2. 2027 · skenarioPemerintah menyubsidi bahan bakar fosil; transisi energi dibekukan.
  3. 2030 · skenarioKawasan Teluk tetap termiliterisasi secara permanen.
  4. 2036 · skenarioSetiap insiden di selat itu membuat harga bahan bakar dan pangan melonjak di seluruh dunia.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara menjaga selat pelayaran tetap terbuka bagi semua dan makin tidak bergantung pada minyak dan gas, satu konflik saja tidak bisa lagi mendongkrak harga bahan bakar dan pangan bagi miliaran orang.

§ 3.2

Pertumbuhan bagi segelintir pihak

Pada 13 Oktober 2026, IMF memproyeksikan pertumbuhan global sebesar 3,1 persen untuk 2026 dan inflasi global sebesar 4,7 persen. Proyeksi itu mengasumsikan pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz akan pulih paling lambat Maret 2027.1,2 Hal itu tidak terjadi, dan inflasi tetap tinggi.

IMF juga menemukan bahwa hanya 32 perekonomian yang menyumbang 95 persen pertumbuhan global, turun dari 54 pada bulan April. IMF memperingatkan koreksi pasar saham terkait AI, naiknya imbal hasil obligasi pemerintah, dan tingginya utang publik.1,2 Menurut IMF, negara-negara berpendapatan rendah membelanjakan 14 persen pendapatan pemerintahnya untuk membayar utang, naik dari 6 persen satu dekade sebelumnya.3,4 Peringatan itu menjadi kenyataan: koreksi pasar memukul dana pensiun dan tabungan, dan pemerintah yang terlilit utang tidak mampu turun tangan.

Dari pilihan ke akibat
  1. 13 Okt 2026 · terjadiIMF memperingatkan bahwa pertumbuhan makin terpusat dan utang terlalu tinggi.
  2. Maret 2027 · skenarioSelat tetap tertutup; inflasi bertahan.
  3. 2028 · skenarioKoreksi pasar memukul dana pensiun; pemerintah memangkas belanja.
  4. 2036 · skenarioKetimpangan antarnegara dan di dalam negara memupuk ketidakpercayaan terhadap politik.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika keuntungan dari teknologi dan perdagangan juga sampai ke negara-negara termiskin, dan beban utang mereka diringankan, kesenjangan antara kaya dan miskin tidak akan menjadi kisah dekade ini.

Bab 4

Kelaparan, penyakit & kemiskinan

Bagaimana kelaparan kembali menjadi senjata perang, mengapa bantuan justru dipangkas tepat pada saat itu, dan apa artinya ketika penyakit menyebar.

§ 4.1

Kelaparan sebagai senjata

Pada 26 Oktober 2025, setelah pengepungan selama delapan belas bulan, milisi RSF merebut kota El Fasher di Sudan; beberapa hari kemudian IPC, sistem klasifikasi kelaparan internasional, mengonfirmasi bencana kelaparan di sana dan di Kadugli.1,2,3,4,5 Pada 12 Oktober 2026, IPC memperingatkan meningkatnya risiko bencana kelaparan di Darfur dan Kordofan, yang dipicu oleh perang, pengungsian, dan kekeringan.6,7 Pada 19 Oktober, serangan drone terhadap sebuah pasar di Abyei, wilayah yang disengketakan antara Sudan dan Sudan Selatan, menewaskan sedikitnya 153 orang, menurut pejabat setempat, yang menyalahkan tentara Sudan.8,9 Pada 21 Oktober, 22 negara bertemu di Jenewa tanpa pihak-pihak yang bertikai di Sudan. Mereka mendesak kekuatan luar untuk berhenti memasok drone, petempur, dan uang, tetapi tidak ada gencatan senjata yang disepakati.10,11

Karena Mahkamah Pidana Internasional sedang dicekik pada saat yang sama (§ 2.1), tidak ada yang diadili karena membuat seluruh kota kelaparan. Buku-buku sejarah 2036 menyebut Sudan sebagai krisis yang ditonton dunia dan dibiarkan terjadi.

Dari pilihan ke akibat
  1. 21 Okt 2026 · terjadiDrone menghantam pasar; perundingan damai di Jenewa berakhir tanpa gencatan senjata.
  2. 2027 · skenarioKelaparan menyebar ke seluruh Kordofan.
  3. 2029 · skenarioSudan terpecah menjadi wilayah-wilayah yang dikuasai tentara yang saling bersaing.
  4. 2036 · skenarioKrisis pengungsian terbesar dekade ini, tanpa satu pun vonis.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara berhenti memasok senjata kepada mereka yang membuat kota-kota kelaparan, dan koridor aman untuk pangan dibuka, kelaparan tidak akan lagi digunakan sebagai senjata di mana pun.

§ 4.2

Bantuan untuk satu dari tiga orang

Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperkirakan bahwa 318 juta orang akan menghadapi kelaparan tingkat krisis atau lebih buruk pada 2026 dan menyatakan bahwa karena pemotongan dana, WFP hanya dapat membantu sekitar sepertiga dari mereka. AS, donor terbesar, dan negara-negara lain memangkas bantuan mereka.1,2,3

Apa artinya hal itu menjadi jelas di Gaza (§ 1.2). Pada 19 Oktober 2026 WFP menyatakan bahwa, karena kekurangan dana, pihaknya memangkas bantuan pangan di sana sekitar sepertiga, sehingga 500.000 orang kehilangan bantuan bulanan.7,8,9

Pada tahun-tahun berikutnya, negara-negara kaya mengalihkan lebih banyak lagi dana ke pertahanan dan energi (§ 1.1, § 3.1), dan mereka yang tidak mendapat bantuan pun pergi meninggalkan rumah. Pada awal Oktober 2026 sebuah perahu migran yang penuh sesak menuju Yaman terbalik di lepas pantai Djibouti; sedikitnya 139 orang tewas, 15 di antaranya anak-anak, menurut badan migrasi PBB, IOM.4,5,6

Dari pilihan ke akibat
  1. 2026 · terjadiPara donor memangkas bantuan; bantuan hanya menjangkau sepertiga dari mereka yang menghadapi kelaparan.
  2. 2028 · skenarioAnggaran bantuan makin menyusut karena dana dialihkan ke pertahanan dan energi.
  3. 2031 · skenarioMakin banyak orang mengungsi, dan makin banyak perahu tenggelam.
  4. 2036 · skenarioPerdebatan migrasi yang mengeras menyingkirkan akar penyebabnya dari perhatian.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara yang mampu membiarkan bantuan mereka mengikuti laju kebutuhan, makin sedikit orang yang harus meninggalkan rumah mereka dan makin sedikit perahu yang tenggelam.

§ 4.3

Penyakit tanpa vaksin

fakta baru

Pada Mei 2026 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di Kongo timur sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Wabah ini disebabkan oleh strain Bundibugyo, yang belum memiliki vaksin maupun pengobatan yang disetujui.1,2,3 Hingga 20 Oktober Kongo mencatat lebih dari 9.500 infeksi terkonfirmasi dan lebih dari 4.600 kematian, menurut angka pemerintah: wabah Ebola terbesar kedua yang pernah tercatat.4,5,6 baruVirus itu juga mencapai Uganda dan Kenya, dengan sembilan kasus hingga 20 Oktober. Pada hari itu Nigeria mengonfirmasi kasus pertamanya, pada seorang perempuan yang datang dari Uganda; menurut WHO, Nigeria adalah negara kelima yang mendeteksi virus tersebut. Pada 22 Oktober WHO menyebut wabah ini sebagai keprihatinan regional.4,12,13,14,15,18,19

Uganda menutup perbatasannya dengan Kongo pada bulan Mei, dan AS hanya mengizinkan masuk pelancong dari Kongo setelah mereka berada 21 hari di luar negara itu, meskipun WHO menyarankan agar perbatasan tidak ditutup.1,4,7,8,10,11 baruWHO melaporkan kekurangan serius dalam pendanaan penanganan wabah. Pada bulan Oktober badan kesehatan Uni Afrika, Africa CDC, menyatakan bahwa lebih dari 700 juta dolar dana penanganan Ebola di Kongo tidak dapat dipertanggungjawabkan.7,9,16,17

Dihadapkan pada pilihan antara menutup perbatasan dan ikut membiayai penanganan wabah, dunia sebagian besar memilih yang pertama. Virus itu terus beredar di Afrika hingga jauh ke tahun 2027, dan ketika epidemi berikutnya datang, vaksin dan dana darurat kembali tidak tersedia.

Dari pilihan ke akibat
  1. Okt 2026 · terjadiEbola mencapai negara kelima; WHO menyebutnya keprihatinan regional.
  2. 2027 · skenarioVirus terus beredar; negara-negara menutup perbatasan alih-alih ikut menanggung biaya.
  3. 2030 · skenarioDana untuk kesehatan global terus menyusut; riset vaksin terhenti.
  4. 2036 · skenarioEpidemi baru melanda dunia yang bahkan makin tidak siap menghadapinya.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara ikut membiayai penanggulangan wabah dan vaksin, alih-alih hanya menutup perbatasan, sebuah wabah tidak akan berubah menjadi epidemi yang berlarut-larut selama bertahun-tahun.

Bab 5

Iklim & alam

Bagaimana krisis bahan bakar menyingkirkan kebijakan iklim, tepat ketika tiba saatnya mengubah target iklim menjadi tindakan.

§ 5.1

Dari janji ke bukti

fakta baru

Konferensi iklim COP31 di Antalya, Turki, pada 9 hingga 20 November 2026, akan berfokus pada upaya mengubah target iklim menjadi tindakan.1,2 baruPada bulan Oktober, Organisasi Meteorologi Dunia dan layanan iklim Copernicus melaporkan El Niño yang menguat dengan cepat; WMO memperingatkan bahwa suhu laut di Pasifik tropis dapat mencapai 3,8 derajat di atas rata-rata, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada 21 Oktober PBB memperingatkan bahwa sekitar 50 juta orang dapat menghadapi kelaparan yang lebih parah dan mencairkan dana darurat 50 juta dolar untuk 11 negara.3,4,8,9,10,11 Pada hari yang sama Program Lingkungan PBB menghitung bahwa dunia sedang menuju pemanasan 2,6 derajat pada tahun 2100 berdasarkan janji yang ada, dan 2,8 derajat dengan kebijakan saat ini: lebih buruk daripada setahun sebelumnya, antara lain karena AS telah keluar dari Perjanjian Paris.5,6,7

Karena konferensi itu berlangsung di tengah krisis bahan bakar (§ 3.1), kepentingan jangka pendek menang dan target tetap di atas kertas. Sekitar tahun 2030 pemanasan secara permanen melampaui 1,5 derajat, dan negara-negara pesisir dari Bangladesh hingga Mesir mulai berselisih tentang siapa yang akan membayar perlindungan terhadap laut.

Dari pilihan ke akibat
  1. 21 Okt 2026 · terjadiPBB: dunia menuju 2,6 hingga 2,8 derajat; COP31 berlangsung di tengah krisis bahan bakar.
  2. 2027 · skenarioTarget tetap di atas kertas; implementasi tertinggal.
  3. 2030 · skenarioPemanasan secara permanen melampaui 1,5 derajat.
  4. 2036 · skenarioNegara-negara pesisir, dari Bangladesh hingga Mesir, berselisih tentang siapa yang membayar perlindungan terhadap laut.
Bagaimana kita masih bisa mengubahnya

Jika negara-negara melihat kebijakan iklim sebagai jalan keluar dari krisis bahan bakar, alih-alih menundanya sekali lagi, pemanasan dapat dikendalikan dan makin sedikit pesisir, kota, dan panen yang terancam.

Untuk kita semua, yang membuat pilihan-pilihan hari ini

Versi ini belum dicetak.

Dua kali sehari situs ini ditulis ulang mengikuti perkembangan berita. Setiap pilihan berbeda yang kita ambil menulis ulang satu bab. Bab mana yang tetap bertahan bergantung pada kita semua.

Yang bisa kita lakukan

Teruskan

Not Yet Printed gratis dan tidak meminta apa pun. Makin banyak di antara kita yang membacanya, makin besar kemungkinan pilihan-pilihan lain diambil. Kirimkan kepada satu orang yang seharusnya membacanya.

Buku-buku sejarah 2036 akan tetap ditulis, apa pun yang terjadi. Baca bagaimana buku-buku itu akan menengok kembali pilihan-pilihan yang kita buat hari ini, lalu teruskan. https://notyetprinted.org